ANALISIS TINGKAT KESEGARAN JASMANI SISWA YANG BERANGKAT PULANG SEKOLAH JALAN KAKI DAN NAIK SEPEDA

Irfandi Irfandi

Abstract


Abstrak

The physical fitness adalah kemampuan melakukan kegiatan sehari-hari tanpa menimbulkan kelelahan yang berarti dan masih memiliki tenaga untuk mengatasi beban kerja tambahan. Komponen Kesegaran Jasmani meliputi : kekuatan, daya tahan, kelentukan, kecepatan, kelincahan, koordinasi, keseimbangan, ketepatan. Penelitian  ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini dengan jumlah 32 siswa yang jalan kaki dan naik sepeda. Instrumen penelitian adalah Tes Kesegaran Jasmani Indonesia (TKJI). Teknik analisis data menggunakan mean dan prosentase. Hasil dari penelitian ini adalah bahwa tes kesegaran jasmani pada siswa putra yang berangkat dan pulang sekolah jalan kaki  nilai rata-rata yang dihasilkan 15,89 kategori sedang. Siswa putri yang berangkat dan pulang sekolah jalan kaki nilai rata-rata yang dihasilkan 16,33 kategori kurang. Sedangkan siswa putra yang berangkat dan pulang sekolah naik sepeda nilai rata-rata yang dihasilkan 17,63 kategori sedang. Siswa putri yang berangkat dan pulang sekolah naik sepeda nilai rata-rata yang dihasilkan 17,29 kategori kurang. Simpulan bahwa hasil tes kesegaran jasmani pada siswa tergolong kurang meskipun ada satu dua siswa yang memiliki tingkat kesegaran jasmani baik yang rata-rata adalah siswa yang naik sepeda, sehingga untuk semua siswa kelas XII SMA Negeri 1 Banda Aceh disarankan agar lebih memperbanyak aktivitas fisik terutama bersepeda ketika berangkat dan pulang sekolah supaya kesegaran jasmani dapat meningkat.

 

Kata Kunci: survey, kesegaran jasmani, kecepatan, kekuatan, daya ledak, daya tahan

 

Abstract

Physical fitness is the ability to perform daily activities without incurring significant fatigue and still have the energy to cope with the extra workload. Physical Freshness components include: strength, endurance, flexibility, speed, agility, coordination, balance, accuracy. This study uses a quantitative approach with descriptive methods. The sample in this study the number of 32 students who walk and ride bicycles. The research instrument was Tests Physical Freshness Indonesia (TKJI). Data were analyzed using mean and percentage. Results from this study is that physical fitness test on by boys that go to and from school on foot average value generated 15.89 medium category. Students daughter to and from school on foot average value generated 16.33 less category. While the male student who go to and from school by bicycle average value generated 17.63 medium categories. Students daughter to and from school by bicycle average value generated 17.29 less category. Concluded that physical fitness test results in students classified as less although there is one of two students who have a good level of physical fitness is average students who ride a bike, so for all eighth grade students of SMA Negeri 1 Banda Aceh will raise the recommended physical activity especially cycling when to and from school that can increase physical fitness.

 

Keywords: survey, physical fitness, speed, strength, explosive power, endurance

Full Text:

PDF

References


DAFTAR PUSTAKA

Ateng, Abdulkadir. 1992. Asas dan Landasan Pendidikan Jasmani. Jakarta: Depdikbud.

Arikunto, Suharsimi. 2006. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka

Cipta.

Kariadiesaputra, Agusti. 2014. Sekolah negeri vs sekolah swasta: http://agustikariadie saputra.blogspot.in/2013/06/sekolah-negeri-vs-sekolah swasta.html (29 Oktober 2014. Pukul 19:30).

Kushartanti. 2009. Fisiologi Dan Kesehatan Olahraga. FIK UNY

Giriwijoyo dan Sidik. 2012. Ilmu Faal Olahraga (Fisiologi Olahraga). Bandung : Rosda karya. Mahardika, I made sriundy. Evaluasi Pengajaran. 2010. Unesa University Press

Mahmud. 2011. Metode Penelitian Pendidikan. Bandung : Pustaka Setia.

Maksum, Ali. 2007. Statistik Dalam Olahraga. Surabaya: UNESA University Press.

Nurhasan, dkk. 2005. Petunjuk Praktis Pendidikan Jasmani. Surabaya: UNESA University Press.

Prayoga. 2012. Perbedaan Tingkat Kesegaran Jasmani Siswa SD Daerah Pegunungan dengan Perkotaan. Journal of Physical Education, Sport, Health and Recreation.

Rahayu. 2013. Strategi Pembelajaran Pendidikan Jasamani. Bandung: Alfabeta. Riduwan. 2010. Metode dan Teknik menyusun Tesis. Bandung : Alfabeta.

Suharto. 1995. Tes Kesegaran Jasmani Indonesia (TKJI) Anak Usia Sekolah. Jakarta : Departemen Pendidikan dan Kebudayaab, Pusat Kesegaran Jasmani dan Rekreasi.

Sugiyono. 2011. Statistika Untuk Penelitian. Bandung: Alfabeta.

Sugiyono. 2008. Metode Penelitian Kuantitaif, Kualitatif dan R & D. Bandung : Alfabeta. Undang-undang Sistem Keolahragaan Nasional. 2007. Jakarta: Undang-undang Republik Indonesia No. 3 Tahun 2005.


Article Metrics

Abstract views: 20   PDF views: 16