ANALISIS INDEKS PEMBANGUNAN OLAHRAGA WARGA KOTA BANDA ACEH DAN ACEH BESAR

Irfandi Irfandi

Abstract


Abstrak

Tujuanriset ini untuk menganalisis Indeks Pembangunan Olahraga Warga Kota Banda Acehdan Aceh Besar, yang terbagikedalamEmpat (4) Kecamatan yang tersebar diantaranya: Kecamatan KutaRadja, Kecamatan Kuta Alam, KecamatanSyiah Kuala, danKecamatanBaitussalam, yakni dengan menggunakan regresi panel data variabel dependen Indeks Pembangunan Olahraga. Penelitian yang diuji dengan menggunakan data pada tahun 2015, 2016, 2017dan 2018. Terdapat beberapa variabel yang diuji, data diolah yakni dengan menggunakan metode panel diantaranya: sumber daya manusia (Kecamatan KutaRadja40), (Kecamatan Kuta Alam34), dan (Kecamatan Syiah Kuala sebanyak 18). Sementara ruang terbuka hijau: (Kecamatan Kuta Radja11, 651 m2), (Kecamatan KutaAlam15,476 m2), (Kecamatan Syiah Kuala 7,985 m2) dan Kecamatan Baitussalam (17,985 m2)). Sementara itu juga angka tingkatpartisipasi masyarakat secara keseluruhan menunjukkan pada angka: (Kecamatan Kuta Radja 1321), (Kecamatan Kuta Alam 1784), (Kecamatan Syiah Kuala 723) dan (Kecamatan 1933). Maka, dari hasil risetini menunjukkan bahwa Indeks Pembangunan Olahraga Warga Kota Banda Acehdan Aceh Besaryang tersebar di empat kecamatan dalam tiga ranah tersebut masih tergolong rendah jika dibandingkan dengan beberapa Kota besarlainnya yang ada di Indonesia. 

Kata Kunci: Pembangunan, olahraga, partisipasi, rendah

 

Abstract

The purpose of this research is to analyze the Sports Development Index of the Residents of the City of Banda Aceh and Aceh Besar, which are divided into Four (4) Subdistricts which are scattered: Kuta Radja Subdistrict, Kuta Alam District, Syiah Kuala District, and Baitussalam District, using regression dependent variable Sports Development Index. The study was tested using data in 2015, 2016, 2017 and 2018. There were several variables tested, the data was processed using the panel method including: human resources (District of KutaRadja 40), (District of Kuta Alam 34), and ( Syiah Kuala District as many as 18). While green open spaces: (Kuta Radja District 11,651 m2), (Kuta Alam District 15,476 m2), (Syiah Kuala District 7,985 m2) and District Baitussalam (17,985 m2)). Meanwhile the overall level of community participation shows the figures: (Kuta Radja Subdistrict 1321), (Kuta Alam Subdistrict 1784), (Syiah Kuala District 723) and (District 1933). So, from the results of this research indicate that the Sports Development Index of the citizens of Banda Aceh and Aceh Besar cities spread in four sub-districts in the three domains is still relatively low when compared to several other large cities in Indonesia.

Keywords: build, sport, participation, low

Full Text:

PDF

References


Agus Kristiyanto. 2012. Pembangunan Olahraga untuk Kesejahteraan Rakyat dan Kejayaan Bangsa. Yuma Pustaka. Surakarta.

Arikunto, Suharsimi. 2003. Mana Jemen Penelitian. Jakarta: Rineka Cipta.

Arikunto, Suharsimi. 2009. Instrument Pengumpulan dan Pengolahan Data Penelitian Kualitatif dan Kuantitatif. Bandung: Alfabeta.

Arsil. 2009. Evaluasi Pendidikan Jasmani dan Olahraga. Padang: Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Padang Berkerjasama dengan Wineka Media Malang.

Badan Pusat Statistik. 2008. Human Development Index. (http://www.bps.go.id/sector/ipm/index.html)

Biro Humas Kemenpora, R.I. 2007. Paradigma Pembangunan Olahraga. Jakarta.

Cholik Muthohir dan Maksum Ali. 2007. Analisis Pembangunan Olahraga. Unesa Press. Surabaya


Article Metrics

Abstract views: 10   PDF views: 4