PENGARUH METODE LATIHAN DAN KOORDINASI MATA-KAKI TERHADAP KETERAMPILAN PASSING DALAM SEPAKBOLA (Studi eksperimen untuk ssb aldas prima inalum usia 14 - 16)

Ricky Alfredo Silaban, Iman Sulaiman, Taufik Rihatno

Abstract


Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh metode latihan dan koordinasi mata-kaki terhadap keterampilan passing sepak bola.Sampel penelitian 40 orang atlet SSB Aldas Prima Inalum dengan menggunakan rancangan penelitian treatment by level 2 x 2. Data dianalisis menggunakan analisis varians (ANAVA) dan dilanjutkan dengan uji Tukey pada taraf signifikansi α = 0,05. Hasil penelitian ini menunjukan: (1) secara keseluruhan terdapat perbedaan antara latihan drill dan metode bermain terhadap hasilketeramilan passing ((Fo 11,70>4,11 Ft). (2) terdapat interaksi antara metode latihan dan koordinasi mata-kaki terhadap keterampilan passing sepakbola(Fo 15,79 >4,11 Ft). (3) terdapat perbedaan keterampilan passing yang signifikan atlet memiliki koordinasi mata kaki tinggi dengan yang dilatih dengan metode bermain ((Qo6,97>2,86 Qt). (4) tidakterdapat perbedaan keterampilan passing yang signifikan atlet memiliki koordinasi mata kaki tinggi dengan yang dilatih dengan metode bermain ((Qo-0,23>3,79 Qt).

 

Kata Kunci: Keterampilan Passing Sepakbola, Metode Latihan dan Koordinasi Mata-Kaki

 

Abstract

The purpose of this study was to determine the effect of exercise methods and eye-foot coordination on soccer passing skills. Samples of research of 40 athletes of SSB Aldas Prima Inalum using treatment research design by level 2 x 2. Data were analyzed using variance analysis (ANAVA) and continued with Tukey test at significance level α = 0,05.The results of this study show: (1) overall there is a difference between drill training and play method of passing pregnancy outcome ((Fo 11,70> 4,11 Ft). (2) there is interaction between exercise method and eye-foot coordination of passing skill football (Fo 15.79> 4.11 Ft). (3) there is a significant difference in passing skills athletes have high ankle coordination with those trained by the play method ((Qo 6.97> 2.86 Qt) there is no significant difference in passing skills. Athletes have high ankle coordination with those trained by the play method (Qo -0.23> 3.79 Qt).

 

Keywords: soccer passing skills, exercise methods and eye-foot coordination

Full Text:

PDF

References


Edward,William H.Motor Learning and Control: From Theory : to Practice, California : Wadsworth, 2011.

Gifford, Clive. Keterampilan Sepakbola. Yogyakarta: PT Citra Aji Parama, 2007.

Magil, Richard A. Motor Learning and Control Conceptas an Application. New York University Mc Graw hill Compainies, Inc 2011.

Mielke, Danny. Dasar-Dasar Sepakbola, Bandung: Pakar Raya, 2007.

Reni Mulyani dan Widiastuti, Model Latihan Endurance Berbasis Jurus Tunggal Tangan Kosong untuk Usia Remaja, Gladi Jurnal Ilmu Keolahragaan. Vol 8(2), 2017.

Tangkudung,James.Kepelatihan Olahraga Pembinaan Prestasi Olahraga, Jakarta:penerbit cerdas jaya, 2006.

Widiastuti, Tes dan Pengukuran Olahraga, jakarta: PT. Bumi Timur Jaya,2011.


Article Metrics

Abstract views: 14   PDF views: 10