PROGRAM PENGALAMAN LAPANGAN (MAGANG) TERHADAP KEPERCAYAAN DIRI MAHASISWA PENDIDIKAN JASMANI KESEHATAN DAN REKREASI

Edi Azwar

Abstract


Program Pengalaman Lapangan (magang) adalah upaya pengembangan pengetahuan, pembentukan keterampilan, dan peneguhan sikap yang dilakukan melalui belajar dengan berbuat (learning by doing) dan Magang juga merupakan upaya pengenalan secara dini mahasiswa kepada sekolah (early exposure). Penelitian ini adalah jenis penelitian deskriptif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat Kepercayaan diri mahasiswa Program Pengalaman Lapangan (magang) pendidikan jasmani kesehatan dan rekreasi. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa Magang Penjaskesrek USM berjumlah sebanyak 86 orang. Sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik total sampling. Teknik dalam pengumpulan data dilakukan menggunakan tes kepercayaan diri berbentuk angket. Tekhnik analisis data menggunakan rumus persentase. Berdasarkan hasil penelitian yang didapatkan maka, Kepercayaan diri mahasiswa Program Pengalaman Lapangan (magang) pendidikan jasmani kesehatan dan rekreasi FKIP USM, rata-rata nilainya sebesar 94,18 berada pada kategori tinggi (baik) dengan rincian sebagai berikut : (1) Sebanyak 48 responden berada pada kategori tinggi dengan tingkat persentase 55,81 %, (2) Sebanyak 37 responden berada pada kategori sedang dengan tingkat persentase 43,02 % (3) Sebanyak 1 responden berada pada kategori rendah dengan tingkat persentase 1,16 %. Kesimpulan dari hasil penelitian ini yaitu tingginya Kepercayaan diri mahasiswa Program Pengalaman Lapangan (magang) pendidikan jasmani kesehatan dan rekreasi FKIP USM dapat disimpulkan pada umumnya berada dalam kategori tinggi.

 

Kata Kunci : Kepercayaan Diri, Mahasiswa, Magang

 

Abstract

field Experience Program (apprenticeship) is an effort to develop knowledge, skill building, and affirmation that is done through learning by doing and internship is also an early introduction effort Students to school (early exposure). This research is a type of descriptive research. The study aims to figure out the level of self-confidence Program of field experience (internship) physical education of health and recreation. The population in this study is the all-students of the USM, which has a total of 86 people. Samples in this study used the total sampling technique. The technique of data collection is done using a poll-shaped self-esteem test. Tekhnik data analysis using percentage formula. Based on the results of the study obtained, the Student confidence field experience Program (apprentice) Physical Education of Health and recreation FKIP USM, the average value of 94.18 is in the high category (good) with details as follows: (1) A total of 48 respondents were in high category with a percentage rate of 55.81%, (2) A total of 37 respondents were in medium category with a percentage rate of 43.02% (3) as much as 1 respondent was in low category with a percentage rate of 1.16%. The conclusion of this research result is high student self-confidence Program field experience (internship) physical education of Health and recreation FKIP USM can be concluded in general in the high category. 

 

Keywords: Confidence, Students, Internships


Full Text:

PDF

References


Asril zainal. 2010. Micro Teaching. Jakarta : PT. Raja grafindo persada.

Arikunto, Suharsimi. (2002). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik, PT. Renika Cipta, Jakarta.

Azwar, Saifuddin. 2010. Metode Penelitian. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Brenneche, J.&Amich,R., (1978). Psychology And Human Expectance. Glencoe Publising.

Dyah Ardhini, 2012, Hubungan Motivasi Berprestasi Dan Kepercayaan Diri Dengan Prestasi Belajar Siswa Kelas Olahraga SMP Negeri 4 Purbalingga, Purbalingga.

DPR RI. 2005. Rancangan Republik IndLonesia Nomor 14 Tahun 2005 tentang Undang-Undang Guru dan Dosen.

Gilmer, U.H., (1978). Applied Psychology Adjustments In Living And Work. Mc Graw Hill Publishing Co Ltd.

Hamalik, O. (2004). Proses Belajar Mengajar . Jakarta: PT.Bumi Aksara.

Hasibuan, JJ & Moedjiono.1993. Proses Belajar Mengajar . Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Hurlock, E.B. (1990). Perkembangan Anak Jilid-II. Jakarta: Erlangga.

Lauster, Ghufron. ( 2011). Human competaince. Bidlles, Ltd. London.

Nazir. (2003). Metode Penelitian. Semarang: UNES.

Notoatmodjo, S .2005. Promosi Kesehatan teori dan aplikasinya.Jakarta: Rineka Cipta.

Rusidi, (2006), Metodologi Penelitian, Diktat Perkuliahan, Bandung : PPS Unpad.

Santrork, J.W. (2003). Adolesence: Perkembangan Remaja. Jakarta :Erlangga.

Suharsimi Arikunto. (2006). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta :PT Asdi Mahasatya.

Sukardi. 2006. Guru Powerful, Guru Masa Depan. Bandung : Kalbu.

Surachmad.(1992). Statiska kuesioner. Surabaya: Cipta Husada Percetakan.

Suryani. 2009. Hubungan Pengetahuan dan Status Ekonomi dengan Status Gizi Ibu Hamil di Puskesmas Putri Ayu Kota Jambi. Jurnal Penelitian.

Sumardiono. (2014). Apa Itu Homeschooling. Jakarta: PT. Gramedia.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, Pasal 42 (2003: 28).

Waterman, A. S. (1988). Identity In Adolescence Proces And Contens. San Fransisco: Jossey Bass Inc Publising.

Yamin Martinis. 2007. Profesionalisasi Guru dan Implementasi KTSP. Jakarta: Gaung Persada Press.

Asril zainal. 2010. Micro Teaching. Jakarta : PT. Raja grafindo persada.


Article Metrics

Abstract views: 16   PDF views: 10