OLAHRAGA BERTINJU SEBAGAI OLAHRAGA PILIHAN DI SEKOLAH

Saifuddin Saifuddin

Abstract


Masyarakat mengklaim bahwa olahraga tinju adalah olahraga keras yang tidak cocok diajarkan di Sekolah Dasar, karena olahraga tinju dianggap sangat brutal dan membahayakan. Olahraga tinju sudah berkembang menjadi suatu gerakan yang tertata rapi, teratur dan indah yang dikemas dalam seni bertinju yang telah dikembangkan, namun kehadirannya belum tersosialisasikan secara baik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui persepsi siswa Sekolah Dasar Kabupaten Aceh Besar terhadap seni bertinju sebagai salah satu olahraga pilihan di sekolah dan minat terhadap seni bertinju sebagai salah satu olahraga pilihan di sekolah. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa Sekolah Dasar Kabupaten Aceh Besar yang berjumlah 229 Sekolah Dasar. Proses pengambilan sampel menggunakan teknik cluster sampling dengan pertimbangan keterwakilan tiap wilayah. Instrumen yang digunakan untuk pengumpulan data dengan angket dan wawancara dengan teknik analisis data menggunakan  persentase.  Berdasarkan  hasil  penelitian  dapat  disimpulkan  bahwa  pada  umumnya siswa  Sekolah  Dasar  Kabupaten  Aceh  Besar  menyatakan  sangat  setuju  terhadap  penerapan  seni bertinju sebagai salah satu olahraga pilihan di sekolah. Sedangkan minat siswa terhadap seni bertinju pada umumnya siswa Sekolah Dasar Kabupaten Aceh Besar Menyatakan sangat setuju.

 

Kata Kunci: Persepsi, Minat dan Seni Bertinju


Full Text:

PDF

References


Arikunto, S (2006). Prosedur Penelitian. Jakarta: Rineka Cipta

Annarino, A.A (1976). Development Conditioning for Women and Men. The VC Mosby Company, Louis

Syarifuddin dan Mahadi (1992). Pendidikan Jasmani dan Kesehatan. Jakarta: Depdikbud

Sjarifoedin (2007). Pengabdian Saleh Basarah Dalam Olahraga Tinju Amatir Indonesia. Jakarta: Grafika Irawan

Suryabrata, S, (1983). Metodologi Penelitian. Jakarta: Raja Grafindo Persada

Mutohir.T,C (2002). Pengembangan Pedagogik olahraga (Makalah). Bandung University Press IKIP Bandung.

Narendra, M (2002). Seni Olahraga Tinju. PB Pertina

Pertina (2002). Pembinaan Atlet Tinju Usia Dini. Hasil Kongres Pertina XVI Jakarta: 3-4 Mei 2002: PB Pertina.

Wijono (2004). Pengembangan model Modifikasi Seni Bertinju Untuk Usia dini Menurut Karakteristik Anak-anak Sekolah Dasar Dalam Menyukseskan Program Golden Age. Tesis Magister pada PPs Universitas Negeri Surabaya, tidak diterbitkan.


Article Metrics

Abstract views: 127   PDF views: 88