ANALISIS KEBIJAKAN KONI ACEH DALAM PENYELENGGARAAN TRAINING CENTER (TC) ATLET PON ACEH TAHUN 2016

Zikrur Rahmat

Abstract


Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Kebijakan KONI Aceh dalam penyelenggaraan Training Center (TC) atlet PON Aceh tahun 2016. Rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu, Bagaimanakah kebijakan KONI Aceh dalam penyelenggaraan Training Center (TC) atlet PON Aceh tahun 2016. Dalam penelitian ini pendekatan yang dilakukan adalah melalui pendekatan kualitatif. Peneliti menggunakan data sekunder ini untuk memperkuat penemuan dan melengkapi informasi yang telah dikumpulkan melalui wawancara lansung dengan H. Muzakir Manaf ( Ketua KONI Aceh ), Drs Bachtiar Hasan ( Ketua PLATDA ), Pelatih atlet cabang angkat besi, Pelatih atlet cabang Silat, Pelatih atlet cabang atletik dan Atlet, Fuad Ramadhan, atlet cabang atletik nomor lari 200 meter putra, Yuli Tirta Suwana atlet cabang silat dan Mutia Putri atlet cabang angkat besi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa KONI Aceh membuat kebijakan yang berbeda dari PON sebelumnya, terutama dalam penerapan training center (TC) atlet PON Aceh 2016 KONI Aceh membuat secara bertahap, alasanya adalah kurangnya dana yang di anggarkan oleh Pemerintah Daerah (PEMDA) Aceh untuk pelaksanaan pelatda PON 2016. Pemda Aceh menganggarkan dana sebanyak 32 miliar rupiah untuk pelaksanaan Pelatda PON 2016. Hasil penelitian ini diperoleh kesimpulan yaitu: Pelaksanaan Pelatda untuk cabang olahraga yang akan mewakili Aceh di ajang PON 2016 Jawa Barat mendatang dibagi dalam beberapa tahapan, berdasarkan capaian yang diperoleh pada Pra-PON dan Pekan olahraga wilayah (Porwil) Sumatera IX tahun 2015 lalu.

 

Kata Kunci: KONI Aceh, Pelatda, Training Center (TC).

 

Abstract

 

The purpose of this research is to know the policy of KONI Aceh in organizing Training Center (TC) years 2016 Aceh PON athlete. Formulation of the problem in this study i.e., how policies in Aceh KONI Training Center (TC) years 2016 Aceh PON athlete. In this research approach is through a qualitative approach. Researchers use this secondary data to strengthen discovery and complement the information that has been gathered through interviews directly with H. Muzakir Manaf (Chairman of KONI Aceh), Drs Bachtiar Hasan (Chairman PLATDA), coach of the athlete, weightlifting Coach branch athletes, coaches athletes Silat branch branches of athletics and athletes, Fuad Ramadan, athletes Athletics branch number 200 meter dash son, Yuli Tirta Suwana athletes branch silat and athlete's Daughter Brooke Taylor. The results of this research show that the policy making Aceh KONI differs from previous PON, particularly in the application of the training center (TC) athletes PON Aceh Aceh KONI 2016 make gradually, alasanya is the lack of funds in in need by Local government (PEMDA) Aceh for the implementation of pelatda PON of 2016. The Aceh local government spends as much as 32 billion rupiah Fund for the implementation of Pelatda PON of 2016. The results of this research conclusion, namely: implementation of Pelatda for sport will represent Aceh at the upcoming 2016 PON of West Java are divided into several stages, based on the product which is obtained on a pre-pounds and sports area (Weekend Porwil Sumatran 2015 year IX).

 

Keywords: KONI Aceh, Pelatda, Training Center (TC). 

Full Text:

PDF

Article Metrics

Abstract views: 86   PDF views: 87